HukumSosial

Bhayangkari Lombok Utara Produksi Eco Enzym, Dukung Pertanian dan Ketahanan Pangan

99 kali dibaca

Lombok Utara (22/2) — Bhayangkari Lombok Utara terus mengambil peran aktif dalam mendukung pengelolaan lingkungan sekaligus penguatan ketahanan pangan daerah. Melalui gerakan pengolahan limbah organik menjadi eco enzym, ratusan liter pupuk alami kini siap dimanfaatkan oleh masyarakat, khususnya kelompok tani di desa-desa.

Ketua Bhayangkari Lombok Utara, Ny. Heny, menjelaskan bahwa produksi eco enzym di daerah ini merupakan tindak lanjut dari gerakan serentak nasional yang pada 28 November 2025 lalu berhasil mencatatkan rekor MURI pembuatan eco enzym terbanyak. Kegiatan tersebut melibatkan sekitar 59.800 anggota Bhayangkari dari seluruh Indonesia.

“Di Lombok Utara, sebanyak 150 anggota Bhayangkari berhasil memproduksi 750 biang eco enzym. Setelah melalui proses fermentasi selama tiga bulan, biang tersebut berkembang menjadi 750 liter eco enzym,” jelasnya.

Menurut Ny. Heny, jumlah tersebut setara dengan sekitar 750 ribu liter bahan pupuk alami setelah melalui proses pengenceran. Eco enzym tersebut selanjutnya akan dimanfaatkan untuk mendukung sektor pertanian dan pengelolaan lingkungan.

Sebagian hasil produksi eco enzym akan didistribusikan kepada kelompok tani di setiap desa melalui program Gowes Kamtibmas yang diinisiasi Kapolres Lombok Utara, Agus Purwanta. Program ini diharapkan dapat membantu petani meningkatkan kesuburan tanah, menekan biaya produksi, serta mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.

“Eco enzym bisa digunakan sebagai pupuk organik cair, pestisida alami, hingga pengurai limbah. Harapannya, manfaatnya benar-benar dirasakan oleh petani dan masyarakat luas,” ujarnya.

Ny. Heny menegaskan, gerakan eco enzym tidak hanya menyasar persoalan limbah rumah tangga, tetapi juga diarahkan untuk memperkuat ketahanan pangan daerah. Langkah tersebut dinilai sejalan dengan program ketahanan pangan nasional yang dicanangkan Presiden RI, Prabowo Subianto.

Lebih lanjut, Bhayangkari Lombok Utara berkomitmen menjadikan pengolahan limbah organik sebagai gerakan berkelanjutan berbasis keluarga dan komunitas. Dengan pendekatan tersebut, program eco enzym diharapkan mampu memberikan dampak positif secara sosial, ekonomi, dan lingkungan.

Gerakan ini juga dinilai sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam mendorong praktik pertanian ramah lingkungan serta pembangunan berkelanjutan di daerah.

(Narsum: Bid Humas Polres Lombok Utara)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *