Gubernur NTB Miq Iqbal Dorong Pendidikan Berkarakter melalui Pelatihan ESQ, Tegaskan Komitmen Perhatian untuk Kesejahteraan Guru
MATARAM (7/5) – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat terus memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM) melalui peningkatan kualitas pendidikan, penguatan karakter, serta perhatian terhadap kesejahteraan guru di daerah.
Komitmen tersebut ditegaskan Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, saat menghadiri kegiatan pelatihan ESQ Leadership Center yang diikuti ratusan guru dari berbagai jenjang pendidikan di NTB. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Teater Ahmad Firdaus Sukmono, Universitas Islam Al-Azhar Mataram, Rabu (7/5/2026).
Penguatan Karakter Guru dan Generasi Muda Jadi Fokus Pemprov NTB
Dalam sambutannya, Gubernur Miq Iqbal menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya pelatihan ESQ Leadership yang dinilai mampu menjadi ruang refleksi sekaligus penguatan karakter bagi para pendidik di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.
Menurutnya, guru tidak hanya bertugas mengajarkan ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki tanggung jawab besar dalam membentuk karakter dan kepribadian generasi muda.
“Jadilah guru yang layak dicintai oleh murid-muridnya, karena guru bukan hanya mengajarkan ilmu, tetapi menjadi teladan dan pembentuk karakter,” ujar Miq Iqbal.
Selain itu, Gubernur NTB menegaskan bahwa sistem pendidikan saat ini tidak cukup hanya berfokus pada kecerdasan intelektual semata. Di era globalisasi dan derasnya arus media sosial, pendidikan juga harus memperkuat kecerdasan emosional dan spiritual peserta didik agar tidak kehilangan arah dan jati diri.
Karena itu, Pemprov NTB terus mendorong penguatan pendidikan karakter sebagai fondasi utama dalam membangun generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.
Gubernur NTB Soroti Pentingnya Dialog Batin dan Kepedulian dalam Pendidikan
Lebih lanjut, Miq Iqbal juga menyoroti pentingnya kemampuan mengenal diri sendiri dan membangun dialog batin sebagai bagian dari pembentukan karakter manusia.
Menurutnya, banyak persoalan sosial dan mental yang terjadi saat ini berawal dari ketidakmampuan seseorang memahami dirinya sendiri.
“Salah satu hal penting dalam hidup adalah kemampuan berdialog dengan diri sendiri. Banyak orang merasa kesepian bukan karena tidak memiliki teman, tetapi karena tidak pernah berdamai dengan dirinya sendiri,” ungkapnya.
Selain itu, Gubernur NTB menekankan bahwa generasi muda saat ini membutuhkan perhatian, kasih sayang, serta kehadiran orang dewasa yang mampu memahami kondisi mereka di tengah perubahan global yang berlangsung sangat cepat.
“Anak-anak hari ini membutuhkan kasih sayang, perhatian, dan kehadiran orang dewasa yang mau memahami mereka. Pendidikan bukan hanya soal pelajaran di kelas, tetapi tentang menghadirkan kepedulian dan nilai-nilai kehidupan,” katanya.
Pemprov NTB Berikan Tambahan Penghasilan untuk Guru PPPK Paruh Waktu
Pada kesempatan tersebut, Gubernur Miq Iqbal juga menyampaikan permohonan maaf kepada para guru, khususnya guru PPPK paruh waktu, terkait berbagai keterbatasan fiskal daerah yang belum sepenuhnya mampu memenuhi harapan kesejahteraan tenaga pendidik.
Meski demikian, Pemprov NTB menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan perhatian nyata terhadap kesejahteraan guru sebagai garda terdepan pembangunan SDM.
Sebagai langkah awal, Pemerintah Provinsi NTB menetapkan tambahan penghasilan sebesar Rp500 ribu per bulan bagi guru PPPK paruh waktu sebagai bentuk dukungan terhadap kesejahteraan tenaga pendidik.
“Kami ingin mengirim pesan bahwa pemerintah tidak berhenti memikirkan kesejahteraan guru. Kemampuan kami saat ini memang terbatas, tetapi ikhtiar untuk terus memperbaiki kondisi guru akan tetap menjadi perhatian,” tegas Miq Iqbal.
Ary Ginanjar Sebut NTB Miliki Kekuatan Spiritual dan Budaya Religius
Sementara itu, Pendiri ESQ Leadership Center sekaligus motivator nasional, Ary Ginanjar Agustian, menyampaikan bahwa pelatihan ESQ merupakan bagian dari upaya membangun manusia seutuhnya melalui penguatan kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual.
Menurut Ary Ginanjar, NTB merupakan daerah yang memiliki kekuatan spiritual dan budaya religius yang sangat kuat sehingga dinilai tepat menjadi pusat penguatan pendidikan karakter bagi generasi masa depan.
“NTB adalah daerah pilihan. Pulau Seribu Masjid yang memiliki semangat spiritualitas, gotong royong, dan ketakwaan yang kuat. Dari NTB inilah kami yakin akan lahir generasi emas Indonesia,” ujarnya.
Selain itu, Ary Ginanjar juga menyampaikan bahwa sebanyak 800 jamaah ESQ dijadwalkan berangkat menunaikan ibadah haji sebagai bagian dari pembinaan spiritual dan karakter yang dilakukan ESQ Leadership Center.
Kolaborasi Pendidikan NTB Menuju Indonesia Emas 2045
Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan berbagai elemen masyarakat, Pemerintah Provinsi NTB berharap kualitas pendidikan di daerah terus meningkat dan mampu melahirkan generasi yang cerdas, berkarakter, religius, serta berdaya saing global.
Pelatihan ESQ Leadership bagi para guru di NTB ini juga menjadi bagian penting dalam memperkuat pendidikan karakter dan pembangunan SDM unggul menuju visi Indonesia Emas 2045.
