Banjir Rendam 18 RT di Jakarta, Ketinggian Air Capai 150 Cm
Jakarta, (28/1)— Hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah Jakarta sejak Rabu malam hingga Kamis dini hari. Hujan deras ini menyebabkan banjir di sejumlah kawasan. Wilayah yang terdampak paling parah berada di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur. Genangan air merendam permukiman warga dan mengganggu aktivitas masyarakat. Sebanyak 18 Rukun Tetangga (RT) dilaporkan terdampak banjir. Ketinggian air di beberapa titik mencapai hingga 150 cm.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat bahwa hingga Kamis (29/1) pukul 04.00 WIB, terdapat 4 RT di wilayah Jakarta Selatan yang terendam banjir. Genangan air terjadi akibat luapan saluran drainase dan aliran sungai di sekitarnya. Sementara itu, di wilayah Jakarta Timur tercatat sebanyak 14 RT mengalami kondisi serupa. Ketinggian air bervariasi mulai dari puluhan cm hingga lebih dari satu meter. Kondisi ini membuat aktivitas warga terganggu. Sejumlah ruas jalan juga tidak dapat dilalui kendaraan.
Menurut keterangan resmi BPBD DKI Jakarta, banjir disebabkan oleh curah hujan yang sangat tinggi. Hujan turun dalam waktu cukup lama. Kondisi ini diperparah oleh luapan Kali Ciliwung. Debit air meningkat dengan cepat. Sungai tidak mampu menampung air. Akibatnya, air meluap ke permukiman padat penduduk. Genangan air meluas di sejumlah titik rawan banjir.
Untuk mengantisipasi dampak yang lebih besar, petugas gabungan diterjunkan ke lokasi terdampak. Petugas berasal dari BPBD, dinas terkait, serta unsur TNI dan Polri. Mereka melakukan pemantauan secara intensif. Petugas juga membantu evakuasi warga bila diperlukan. Bantuan logistik disalurkan kepada masyarakat. Kebutuhan dasar warga dipastikan tetap terpenuhi. Pemantauan ketinggian air terus dilakukan.
BPBD DKI Jakarta mengimbau seluruh warga agar tetap waspada. Imbauan ini terutama ditujukan kepada warga di wilayah rawan banjir. Masyarakat diminta menjaga keselamatan diri dan keluarga. Warga juga diharapkan mengikuti informasi resmi terkait cuaca. Langkah ini penting untuk mengantisipasi banjir susulan. Intensitas hujan masih diperkirakan tinggi dalam beberapa hari ke depan.
