Sungai Comal Meluap, Desa Pesantren Pemalang Kembali Dilanda Banjir Parah
Pemalang, (27/1) — Banjir kembali melanda Desa Pesantren, Kecamatan Ulujami, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah. Banjir terjadi setelah Sungai Comal meluap akibat hujan berintensitas tinggi yang mengguyur wilayah hulu dan sekitarnya sejak beberapa hari terakhir. Debit air yang terus meningkat membuat sungai tidak mampu menampung aliran, sehingga air meluber ke permukiman warga dan menggenangi rumah, jalan desa, serta lahan pertanian.
Berdasarkan laporan warga, genangan air mulai memasuki rumah penduduk sejak pagi hari. Ketinggian air bervariasi, mulai dari mata kaki hingga lutut orang dewasa. Dusun Sidomulyo menjadi salah satu wilayah yang terdampak paling parah karena lokasinya berada dekat bantaran sungai. Puluhan rumah terendam banjir, sementara aktivitas warga lumpuh. Sebagian warga memilih bertahan di rumah, sedangkan yang lain memindahkan barang berharga ke tempat yang lebih tinggi agar terhindar dari kerusakan.
Banjir dipicu oleh curah hujan tinggi di wilayah hulu Sungai Comal, khususnya di kawasan dataran tinggi Gunung Slamet. Hujan deras membuat debit air meningkat dengan cepat. Aliran air yang deras juga membawa lumpur dan sampah, sehingga mempersempit alur sungai. Kondisi ini memperparah luapan air dan membuat sistem drainase desa tidak mampu menampung limpasan, sehingga banjir tidak dapat dihindari.
Warga berharap pemerintah daerah dan instansi terkait segera mengambil langkah cepat dan tepat. Penanganan yang diharapkan meliputi pemantauan debit air sungai, normalisasi alur Sungai Comal, serta perbaikan tanggul di titik rawan. Selain itu, warga juga mengharapkan bantuan logistik, layanan kesehatan, serta dukungan pemulihan pascabanjir, agar kehidupan masyarakat bisa kembali normal dan risiko banjir susulan dapat diminimalkan.
