Sosial

Dapur MBG Lombok Timur Tutup Akibat Dana Belum Cair

50 kali dibaca

LOMBOK TIMUR (10/6) – Kasus dapur MBG Lombok Timur tutup menjadi perhatian setelah puluhan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menghentikan operasional sementara akibat dana operasional dari Badan Gizi Nasional (BGN) belum diterima. Kondisi ini berdampak langsung pada distribusi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada para penerima manfaat di sejumlah wilayah Lombok Timur.

Hingga Senin malam (8/6), sedikitnya 44 dapur MBG atau SPPG dilaporkan tidak beroperasi. Jumlah tersebut masih berpotensi bertambah karena beberapa pengelola dapur belum menyampaikan laporan kondisi terkini kepada pihak terkait.

Dapur MBG Lombok Timur Tutup di 44 Lokasi

Koordinator Wilayah BGN Lombok Timur, Agamawan, mengatakan data sementara menunjukkan terdapat 44 SPPG yang menghentikan operasional. Namun, angka tersebut masih dapat berubah seiring proses pendataan yang terus dilakukan.

“Data rekapitulasi terakhir berjumlah 44 SPPG yang tidak beroperasi. Namun masih ada beberapa yang terlambat melapor sehingga belum seluruhnya masuk dalam pendataan,” ujarnya.

Menurutnya, penghentian layanan terjadi karena pengelola dapur tidak memiliki dana yang dapat digunakan untuk menjalankan kegiatan operasional harian. Selain itu, aturan dari BGN tidak memperbolehkan penggunaan dana talangan maupun sistem pembayaran tempo ketika dana operasional belum tersedia.

Dana Operasional Belum Cair Jadi Penyebab

Agamawan menjelaskan bahwa setiap SPPG wajib menjalankan operasional sesuai ketentuan yang berlaku. Karena itu, pengelola dapur tidak diperkenankan membeli bahan makanan atau menjalankan layanan dengan skema utang sebelum dana resmi diterima.

“SPPG tidak diperkenankan menjalankan operasional dengan sistem talangan ataupun pembayaran tempo ketika dana belum tersedia. Aturannya memang tidak membolehkan,” tegasnya.

Akibat kondisi tersebut, distribusi makanan bergizi kepada siswa dan kelompok penerima manfaat lainnya terpaksa dihentikan sementara. Padahal, Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu program yang diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas gizi masyarakat.

BGN Lakukan Pendataan Harian

Meski sejumlah dapur MBG Lombok Timur tutup sementara, BGN terus melakukan pemantauan terhadap proses pencairan dana operasional. Pendataan dilakukan setiap hari untuk mengetahui perkembangan terbaru pada masing-masing SPPG.

Beberapa pengelola dapur dilaporkan telah menerima transfer dana sehingga dapat kembali beroperasi dan menyalurkan makanan kepada penerima manfaat.

“Kami melakukan pendataan harian. Ada beberapa SPPG yang dananya sudah masuk sehingga kami perbarui datanya. Untuk yang sudah menerima dana, operasionalnya bisa kembali berjalan,” jelas Agamawan.

Harapan Layanan MBG Segera Normal

Pihak BGN berharap pencairan dana operasional bagi seluruh SPPG yang masih menunggu dapat segera diselesaikan. Dengan demikian, layanan Program Makan Bergizi Gratis di Lombok Timur dapat kembali berjalan normal dan seluruh penerima manfaat memperoleh makanan bergizi secara berkelanjutan.

Selain itu, percepatan pencairan dana dinilai penting untuk menjaga keberlangsungan program yang menjadi salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi anak-anak sekolah dan kelompok rentan lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *