PendidikanSosial

MTQ XXXI NTB Resmi Dibuka di Lombok Tengah, Gubernur Iqbal Ajak Masyarakat Hidupkan Nilai Al-Qur’an dan Kembalikan Kejayaan Qari NTB

14 kali dibaca

PRAYA (10/6) – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat resmi dibuka di Kota Praya, Kabupaten Lombok Tengah, Senin malam (9/6/2026). Pembukaan yang berlangsung meriah dan penuh nuansa religius itu menjadi momentum penting bagi Pemerintah Provinsi NTB untuk membumikan nilai-nilai Al-Qur’an sekaligus mengembalikan kejayaan prestasi qari dan qariah NTB di tingkat nasional maupun internasional.

Gubernur NTB, Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal, menegaskan bahwa MTQ tidak boleh dimaknai hanya sebagai ajang perlombaan membaca Al-Qur’an, melainkan sebagai gerakan bersama untuk menghadirkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

“Al-Qur’an bukan hanya untuk dibaca dengan suara yang indah, tetapi harus menjadi pedoman dalam membangun kehidupan yang penuh kebaikan. Karena itu, MTQ adalah cara kita memuliakan Al-Qur’an sekaligus memuliakan akhlak,” tegas Gubernur yang akrab disapa Miq Iqbal.

Ribuan Masyarakat Hadiri Pembukaan MTQ XXXI NTB

Pembukaan MTQ XXXI NTB dihadiri oleh Wakil Gubernur NTB Hj. Indah Dhamayanti Putri, Sekretaris Umum LPTQ Pusat Prof. Dr. H. Muchlis M. Hanafi, Lc., M.A., Bupati Lombok Tengah H. Lalu Pathul Bahri, para bupati dan wali kota se-NTB, unsur Forkopimda, para tuan guru, tokoh agama, serta ribuan masyarakat yang memadati arena utama MTQ.

Suasana pembukaan semakin semarak dengan parade kafilah dari 10 kabupaten dan kota se-NTB yang menampilkan kekayaan budaya dan syiar Islam dari masing-masing daerah.

Kegiatan diawali dengan Parade Kalam Langit yang melantunkan Surah Al-Isra ayat 9-10 dan Surah Al-Hasyr ayat 21, menciptakan suasana religius yang menggugah semangat cinta Al-Qur’an di tengah masyarakat.

Gubernur NTB Targetkan Kebangkitan Prestasi MTQ Nasional

Dalam sambutannya, Gubernur Miq Iqbal mengingatkan bahwa NTB memiliki sejarah panjang sebagai salah satu daerah penghasil qari dan qariah terbaik Indonesia.

Menurutnya, MTQ XXXI harus menjadi titik awal kebangkitan prestasi Al-Qur’an NTB yang dalam beberapa dekade terakhir dikenal sebagai kekuatan besar dalam ajang MTQ nasional.

“Dulu NTB selalu menjadi daerah yang diperhitungkan dan hampir selalu berada di tiga besar nasional. Dari Lombok Tengah malam ini, kita teguhkan tekad untuk mengembalikan kejayaan tersebut dan melahirkan kembali qari dan qariah terbaik yang mampu membawa nama NTB ke tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.

Ia optimistis dengan modal sosial dan religius yang dimiliki masyarakat NTB, daerah ini mampu kembali menjadi barometer pembinaan Tilawatil Qur’an di Indonesia.

Miq Iqbal: NTB Layak Menjadi Serambi Al-Qur’an Indonesia

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Iqbal juga melontarkan gagasan besar menjadikan NTB sebagai “Serambi Al-Qur’an Indonesia.”

Menurutnya, jika Aceh dikenal sebagai Serambi Mekkah, maka NTB yang memiliki julukan Pulau Seribu Masjid sangat layak menjadi pusat pengembangan Tilawatil Qur’an dan pendidikan Al-Qur’an nasional.

“Kalau Aceh dikenal sebagai Serambi Mekkah, maka bukan sesuatu yang berlebihan jika kita bercita-cita menjadikan NTB sebagai Serambi Al-Qur’an. Dan Insya Allah, NTB siap apabila dipercaya menjadi tuan rumah MTQ tingkat nasional pada masa yang akan datang,” tegasnya.

Lombok Tengah Siap Perkuat Syiar Al-Qur’an

Sebagai tuan rumah, Bupati Lombok Tengah H. Lalu Pathul Bahri menegaskan bahwa MTQ bukan sekadar perlombaan, melainkan wadah mempererat ukhuwah Islamiyah dan membangun generasi Qurani.

Ia mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah selama ini terus memperkuat program pembinaan Al-Qur’an melalui berbagai kebijakan, termasuk pemberian hadiah umrah bagi peserta berprestasi, insentif guru ngaji, serta dukungan pendidikan bagi para hafiz dan hafizah.

Bahkan, Pathul Bahri mengajak seluruh kepala daerah di NTB memperkuat kolaborasi dalam pengembangan syiar Islam.

“Kalau ada aturan urunan untuk kegiatan syiar Islam yang difasilitasi Pemerintah Provinsi NTB, kami siap patungan bersama-sama bupati dan wali kota masing-masing sebesar Rp1 miliar untuk membumikan Al-Qur’an di NTB,” katanya yang disambut tepuk tangan ribuan hadirin.

LPTQ Pusat Apresiasi Antusiasme Masyarakat NTB

Sekretaris Umum LPTQ Pusat Prof. Muchlis M. Hanafi mengaku terkesan dengan antusiasme masyarakat NTB yang sangat tinggi dalam menyukseskan MTQ XXXI.

Menurutnya, atmosfer penyelenggaraan MTQ di Lombok Tengah memiliki kualitas yang tidak kalah dengan MTQ tingkat nasional.

“Saya merasakan semangat yang luar biasa. Masyarakat NTB menunjukkan kecintaan yang sangat kuat terhadap Al-Qur’an. Ini menunjukkan bahwa NTB adalah daerah yang religius dan berbudaya,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa MTQ harus menjadi gerakan literasi Al-Qur’an yang mampu melahirkan generasi yang memahami, menghayati, dan mengamalkan nilai-nilai kitab suci dalam kehidupan sehari-hari.

Tarian Kolosal dan Pemukulan Beduk Meriahkan Pembukaan MTQ XXXI NTB

Pembukaan MTQ XXXI NTB ditandai dengan pemukulan beduk bersama oleh Gubernur NTB, Wakil Gubernur NTB, para kepala daerah, unsur Forkopimda, dan tokoh agama sebagai simbol dimulainya seluruh rangkaian musabaqah.

Malam pembukaan semakin spektakuler dengan penampilan Tarian Kolosal “Rahmatan Lil Alamin” yang memadukan seni budaya Sasak, nilai-nilai keislaman, serta semangat persaudaraan dalam bingkai NTB Mendunia.

Di bawah semangat syiar Al-Qur’an yang menggema sepanjang malam, MTQ XXXI NTB diharapkan mampu melahirkan generasi Qurani yang berakhlak mulia, memperkuat persatuan umat, serta mengantarkan NTB kembali menjadi salah satu kekuatan utama MTQ di tingkat nasional dan internasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *