HukumSosial

Operasi Persuasif Dinas LHK NTB Tutup PETI di Kawasan Hutan Gunung Kong Bawi Lombok Tengah

139 kali dibaca

Lombok Tengah (15/1) — Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Provinsi NTB menutup aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di kawasan hutan negara Gunung Kong Bawi, Kabupaten Lombok Tengah, melalui operasi persuasif terpadu, Rabu (14/1/2026).

Penertiban dilakukan di Kelompok Hutan Mareje Bonga RTK 13, wilayah Dusun Belenje, Desa Serage, Kecamatan Praya Barat Daye, setelah adanya laporan aktivitas penggalian ilegal yang membahayakan keselamatan warga serta mengancam kelestarian hutan.

Operasi Gabungan Dinas LHK NTB, Polhut, TNI, dan Polri

Operasi dipimpin langsung oleh Dinas LHK NTB dengan melibatkan unsur gabungan, yakni PPNS Bidang Gakkum Dinas LHK NTB, BKPH Pentas, Polisi Kehutanan (Polhut), Bhabinkamtibmas Polri, Intel Kodim TNI AD Lombok Tengah, serta masyarakat sekitar yang menolak aktivitas PETI.

Sekitar pukul 11.30 WITA, tim gabungan tiba di batas kawasan hutan dan melaksanakan apel singkat untuk menerima arahan pimpinan terkait prosedur penindakan. Tim kemudian berjalan kaki menuju lokasi PETI dan tiba sekitar pukul 12.30 WITA.

Aktivitas PETI Dihentikan, Pelaku Diminta Tinggalkan Lokasi

Di lokasi, petugas menghentikan seluruh aktivitas pengambilan material bebatuan dan pengerukan bukit yang diduga mengandung emas. Tim juga memasang papan larangan pertambangan ilegal sebagai bentuk peringatan tegas bahwa aktivitas tersebut melanggar UU Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan (P3H).

Sekitar 15 orang pelaku PETI yang berasal dari dusun dan desa sekitar dikumpulkan untuk diberikan pemahaman hukum dan diarahkan meninggalkan lokasi secara sukarela.

Barang Bukti Diamankan

Dalam operasi persuasif tersebut, petugas mengamankan satu karung material bebatuan serta dua lembar terpal biru yang diduga digunakan dalam aktivitas PETI. Seluruh barang bukti diamankan di Kantor Gakkum Dinas LHK NTB untuk kepentingan penyelidikan lanjutan.

Kegiatan berakhir sekitar pukul 14.30 WITA dan berlangsung aman, tertib, serta kondusif tanpa perlawanan.

Dinas LHK NTB : PETI Dipicu Faktor Ekonomi dan Medsos

Dinas LHK NTB menilai maraknya aktivitas PETI di Gunung Kong Bawi dipicu tekanan ekonomi masyarakat serta masifnya informasi di media sosial terkait dugaan kandungan emas di kawasan tersebut.

Untuk mencegah kejadian serupa, Dinas LHK NTB menegaskan perlunya komitmen bersama lintas pemangku kepentingan di tingkat kecamatan, serta penguatan patroli gabungan Polhut, TNI, dan Polri dalam beberapa hari ke depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *