Ekonomi

Gubernur NTB Tinjau Bandara Amman Mineral, Dorong Konektivitas dan Rute Penerbangan Baru

151 kali dibaca

SUMBAWA BARAT (14/3) – Gubernur Nusa Tenggara Barat Lalu Muhamad Iqbal meninjau Bandara Amman Mineral di Desa Kiantar, Kabupaten Sumbawa Barat, Jumat (13/3/2026).

Peninjauan ini dilakukan untuk melihat potensi bandara dalam memperkuat konektivitas wilayah di Pulau Sumbawa.

Selain itu, bandara tersebut dinilai dapat membuka peluang peningkatan kunjungan wisata serta memperlancar jalur logistik dan perdagangan.


Dorong Pembukaan Rute Baru ke Surabaya

Menurut Gubernur Miq Iqbal, saat ini penerbangan dari bandara tersebut masih terbatas.

Rute yang tersedia hanya menghubungkan wilayah Sumbawa dengan Denpasar dan Pulau Lombok.

Padahal, hubungan ekonomi dan perdagangan NTB lebih banyak terhubung dengan Surabaya di Jawa Timur.

“Jika rute Surabaya bisa dibuka, maka akan ada pintu masuk baru bagi pertukaran perdagangan antara NTB dan Jawa Timur,” ujarnya.


Fasilitas Bandara Dinilai Sudah Memadai

Meski masih berstatus bandara khusus, fasilitas Bandara Amman Mineral dinilai sudah sangat baik.

Bandara tersebut telah dilengkapi berbagai sarana pendukung operasional penerbangan.

Fasilitas yang tersedia meliputi area kedatangan, keberangkatan, serta infrastruktur pengendali lalu lintas udara.

“Tadi saya cek, petugas ATC di bandara ini sudah tersertifikasi untuk menjalankan tugasnya,” jelas Miq Iqbal.


Pemprov NTB Dorong Percepatan Izin Komersial

Di sisi lain, proses kalibrasi dan izin khusus bandara tersebut telah diperoleh.

Namun izin umum agar bandara dapat melayani penerbangan komersial masih dalam proses.

Karena itu, Pemerintah Provinsi NTB akan membantu mempercepat proses perizinan.

Selain itu, pemerintah juga akan mencari model bisnis yang tepat agar bandara dapat dimanfaatkan secara optimal oleh maskapai komersial.

“Bandara ini sudah terdaftar. Tinggal kita pikirkan model bisnisnya agar keberadaannya bisa dimanfaatkan lebih maksimal,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *