AbhinayaCerita RakyatSosial

Kebakaran Sumbawa 2026: 31 Rumah Hangus di Desa Kalimango, 1 Petugas Damkar Gugur Saat Bertugas

77 kali dibaca

Sumbawa (22/3) – Peristiwa kebakaran hebat di Sumbawa terjadi di RW 02 Kampung Sawo, Dusun Pok, Desa Kalimango, Kecamatan Alas, Kabupaten Sumbawa, Minggu dini hari sekitar pukul 01.30 Wita.

Insiden ini menyebabkan sedikitnya 31 rumah warga hangus terbakar serta menelan satu korban jiwa dari unsur petugas pemadam kebakaran.


Api Cepat Membesar, Puluhan Rumah Terdampak

Kebakaran bermula dari salah satu rumah warga dan dengan cepat merambat ke bangunan lain. Hal ini dipicu oleh kondisi permukiman yang padat dengan jarak antar rumah yang berdekatan.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Sumbawa, Sahabuddin, menjelaskan bahwa jumlah rumah terdampak masih dalam proses pendataan.

“Data sementara bertambah dari 28 menjadi 31 rumah terdampak. Tim masih melakukan verifikasi untuk memastikan jumlah pasti kerugian,” ujarnya.


Dugaan Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki

Berdasarkan informasi awal dari masyarakat, sumber api diduga berasal dari salah satu rumah warga. Dugaan sementara mengarah pada puntung rokok yang belum padam atau obat nyamuk yang masih menyala.

Namun demikian, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran tersebut.

“Informasi awal memang mengarah ke puntung rokok atau obat nyamuk, tetapi kami masih mendalami penyebab pastinya,” jelas Sahabuddin.


Satu Petugas Damkar Gugur Saat Bertugas

Dalam proses pemadaman, musibah ini turut merenggut nyawa seorang anggota pemadam kebakaran bernama Solikin.

Korban diduga tersengat aliran listrik saat berupaya memadamkan api di lokasi kejadian. Jenazah korban telah dievakuasi dan dibawa ke Puskesmas Alas.

“Atas nama seluruh jajaran, kami menyampaikan duka cita mendalam. Almarhum gugur saat menjalankan tugas kemanusiaan,” ungkap Sahabuddin.


Penanganan dan Pendataan Masih Berlangsung

Hingga saat ini, petugas pemadam kebakaran bersama instansi terkait masih berada di lokasi untuk melakukan penanganan lanjutan, termasuk pendinginan area serta pendataan korban terdampak.

Pemerintah setempat juga terus menginventarisasi kerugian material dan kebutuhan warga yang terdampak kebakaran.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *