PendidikanSosialUncategorized

HUT NTB ke-67, Meneguhkan NTB sebagai Rumah Kita Semua

211 kali dibaca

Oleh: M A Arjun, S.Pd. (Wakil Komandan Resimen Mahasiswa Mahajani NTB)

Mataram, (17/12) Peringatan Hari Ulang Tahun Nusa Tenggara Barat (HUT NTB) ke-67 adalah momentum refleksi sekaligus peneguhan bahwa NTB adalah rumah kita semua. Rumah bukan sekadar tempat tinggal, tetapi ruang kebersamaan, rasa aman, dan tempat bertumbuhnya harapan bagi setiap orang yang hidup dan mengabdi di dalamnya.

Saya, Arjun, S.Pd., Wakil Komandan Menwa NTB, berasal dari Nusa Tenggara Timur (NTT) dan telah menetap di NTB selama kurang lebih 25 tahun, sejak menempuh pendidikan di IKIP Mataram, yang kini berkembang menjadi Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA). Pengalaman hidup, belajar, dan mengabdi di NTB mengajarkan saya satu hal penting: NTB bukan hanya tempat singgah, tetapi telah menjadi rumah yang menerima, membesarkan, dan memberi ruang bagi siapa saja.

NTB adalah rumah bagi keberagaman. Lombok dan Sumbawa dihuni oleh berbagai latar belakang suku, budaya, agama, dan asal daerah. Keberagaman tersebut bukan alasan untuk terpecah, melainkan kekuatan sosial yang harus terus dirawat. Di usia ke-67 tahun ini, NTB perlu terus meneguhkan diri sebagai daerah yang ramah, inklusif, dan terbuka bagi siapa pun yang ingin hidup, bekerja, dan berkontribusi.

Sebagai rumah bersama, NTB harus mampu menghadirkan keadilan dan kesempatan yang setara. Pembangunan tidak boleh hanya dirasakan di pusat-pusat tertentu, tetapi harus menjangkau hingga ke pelosok desa. Ketika masyarakat merasa dilibatkan dan diperhatikan, rasa memiliki terhadap NTB akan tumbuh secara alami dan berkelanjutan.

HUT NTB ke-67 juga menjadi pengingat bahwa rumah yang baik adalah rumah yang memberi ruang tumbuh bagi generasi muda. Pendidikan berkualitas, penguatan sumber daya manusia, serta pembukaan akses lapangan kerja harus menjadi prioritas. NTB harus menjadi rumah yang membuat generasi mudanya bangga, betah, dan ingin membangun daerahnya sendiri.

Menjaga NTB sebagai rumah kita semua juga berarti menjaga alam dan lingkungannya. Gunung, laut, dan tanah NTB bukan sekadar aset ekonomi, tetapi warisan kehidupan yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab. Pembangunan yang berkelanjutan adalah bentuk kecintaan kita terhadap rumah ini.

Di usia ke-67, NTB diharapkan semakin dewasa dalam tata kelola pemerintahan dan kehidupan sosial. Rumah yang nyaman membutuhkan kejujuran, saling percaya, dan semangat gotong royong. Pemerintah, masyarakat, pemuda, serta seluruh elemen daerah harus berjalan bersama menjaga harmoni dan persatuan.

Akhirnya, HUT NTB ke-67 adalah ajakan untuk memperkuat komitmen kebersamaan. NTB adalah rumah kita semua—tempat kita tumbuh, mengabdi, dan menatap masa depan bersama.

Selamat HUT NTB ke-67. Mari terus merawat NTB sebagai rumah kita semua.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *