FGD Buku Sejarah Muhammadiyah NTB Digelar, Himpun Gagasan Tokoh dan Sejarawan
Mataram (4/2) — Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Buku Sejarah Muhammadiyah Nusa Tenggara Barat (NTB) digelar di Kota Mataram pada rabu 4/2/2026. Kegiatan ini diikuti oleh tokoh-tokoh Muhammadiyah, sejarawan, serta akademisi yang duduk bersama untuk membahas penulisan sejarah Muhammadiyah di NTB secara komprehensif.

FGD ini dirancang sebagai forum akademik dan kultural yang mempertemukan tokoh-tokoh Muhammadiyah, akademisi, dan kalangan akademisi. Tujuannya adalah memastikan penulisan sejarah dilakukan secara sistematis, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan, sekaligus mencatat dinamika perkembangan Muhammadiyah di tingkat daerah.
Para peserta FGD menyampaikan berbagai masukan penting, mulai dari periode awal masuknya Muhammadiyah di NTB hingga perkembangan peran organisasi dalam bidang pendidikan, sosial, dan keagamaan. Setiap masukan dicatat sebagai bahan penyempurnaan penulisan buku sejarah yang sedang disusun.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya pendokumentasian sejarah Muhammadiyah agar dapat diwariskan kepada generasi selanjutnya. Penulisan buku sejarah tersebut diharapkan mampu menjadi referensi akademik dan sumber informasi yang akurat bagi masyarakat luas. Forum ini menjadi ruang bersama untuk memperkaya narasi sejarah Muhammadiyah NTB agar disusun secara utuh, berimbang, dan sesuai dengan kaidah penulisan sejarah.
Ketua PWM NTB, Dr.H. Falahuddin, M.Ag. menegaskan bahwa penyusunan Buku Sejarah Muhammadiyah NTB memiliki nilai strategis bagi keberlanjutan organisasi. Ia menilai dokumentasi sejarah yang disusun secara akademik penting untuk menjaga kesinambungan nilai, perjuangan, dan peran Muhammadiyah di tengah perubahan zaman.
Melalui FGD ini, panitia penyusun buku sejarah Muhammadiyah NTB menghimpun berbagai gagasan dan data pendukung yang akan dirangkum dalam naskah akhir. Hasil diskusi diharapkan dapat memperkuat nilai historis dan akademik buku sejarah Muhammadiyah NTB.
