Health

Respons Cepat Gubernur NTB Bantu Pasien Kritis Asal Sumbawa, Rujukan ke RSUP NTB Berjalan Lancar

110 kali dibaca

Mataram (27/2) – Gubernur Nusa Tenggara Barat Lalu Muhamad Iqbal menunjukkan respons cepat dalam membantu seorang pasien dalam kondisi kritis asal Kabupaten Sumbawa yang sempat terkendala proses rujukan medis akibat masalah administrasi dan biaya.

Pasien tersebut sebelumnya menjalani perawatan selama lima hari di salah satu rumah sakit di Kabupaten Sumbawa. Berdasarkan pertimbangan tim medis, pasien membutuhkan penanganan lanjutan di rumah sakit tipe A di Kota Mataram.

Namun proses rujukan sempat tertunda karena adanya tunggakan administrasi di rumah sakit asal serta keterbatasan biaya operasional rujukan yang tidak mampu dipenuhi keluarga pasien.


BPJS Tidak Dapat Digunakan

Selain kendala administrasi rumah sakit, proses rujukan juga terkendala karena kepesertaan BPJS Kesehatan pasien tidak dapat digunakan.

Hal ini disebabkan adanya persoalan regulasi yang berkaitan dengan kronologi kejadian, sehingga klaim penjaminan tidak dapat diproses melalui mekanisme BPJS secara normal.

Kondisi tersebut membuat keluarga pasien kesulitan melanjutkan proses rujukan ke rumah sakit dengan fasilitas penanganan yang lebih lengkap.


Pemprov NTB Fasilitasi Proses Rujukan

Mendapatkan laporan tersebut, Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal segera menginstruksikan jajarannya untuk memastikan penanganan pasien tetap berjalan.

Pemerintah Provinsi NTB kemudian membantu menyelesaikan kewajiban administrasi di rumah sakit asal serta memfasilitasi proses rujukan ke RSUP NTB.

Selain itu, Pemprov NTB juga menanggung biaya ambulans medis yang digunakan untuk membawa pasien menuju rumah sakit rujukan di Mataram.

“Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas. Persoalan administratif tidak boleh menghambat penanganan medis,” demikian arahan Gubernur yang akrab disapa Miq Iqbal.


Keluarga Pasien Difasilitasi Rumah Singgah

Tidak hanya membantu proses rujukan medis, Pemerintah Provinsi NTB juga memberikan dukungan kepada keluarga pasien.

Selama masa perawatan di Mataram, keluarga pasien difasilitasi tempat tinggal sementara melalui rumah singgah agar tidak terbebani biaya tambahan selama mendampingi pasien.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan keluarga tetap dapat fokus pada proses pemulihan pasien.


Pasien Kini Dirawat Intensif

Saat ini pasien telah tiba di RSUP NTB dan mendapatkan perawatan intensif sesuai standar medis yang berlaku.

Pihak rumah sakit diminta memberikan pelayanan optimal agar kondisi pasien dapat segera membaik.

Langkah cepat ini sekaligus menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi NTB untuk hadir dan responsif dalam situasi darurat, khususnya ketika menyangkut keselamatan dan kesehatan masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *