Ekonomi

Gubernur NTB Sidak Pasar Tana Mira Sumbawa Barat, Pastikan Harga Pangan Stabil Selama Ramadan

146 kali dibaca

SUMBAWA BARAT (13/3) – Gubernur Nusa Tenggara Barat Lalu Muhamad Iqbal meninjau langsung harga bahan pokok di Pasar Tana Mira, Kabupaten Sumbawa Barat, Jumat (13/3).

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Safari Ramadan Pemerintah Provinsi NTB.

Dalam peninjauan itu, gubernur didampingi Bupati Sumbawa Barat Amar Nurmansyah.

Keduanya menyusuri lorong pasar sambil berdialog langsung dengan para pedagang.


Pantau Harga Cabai hingga Beras

Selama sidak, Gubernur Miq Iqbal menanyakan harga sejumlah komoditas pangan strategis.

Beberapa di antaranya cabai, minyak goreng, beras, gula, serta kacang-kacangan.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan harga kebutuhan pokok tetap stabil di tingkat pasar.

Selain itu, pemerintah juga ingin mengetahui kondisi pasokan bahan pangan dari para pedagang.


Harga Pangan Pokok Masih Stabil

Berdasarkan hasil pemantauan, sebagian besar harga komoditas pokok masih relatif stabil.

Menurut gubernur, beberapa komoditas bahkan berada di bawah harga acuan pemerintah.

“Gula, minyak goreng, dan beras relatif stabil. Bahkan sebagian masih di bawah harga acuan,” ujarnya.

Ia menjelaskan stabilitas harga tersebut didukung kemampuan pemerintah melakukan intervensi pasar melalui Perum Bulog.


Harga Cabai Dipengaruhi Cuaca

Meski demikian, harga komoditas tertentu seperti cabai masih mengalami fluktuasi.

Menurut Miq Iqbal, kondisi ini dipengaruhi mekanisme pasar serta faktor cuaca.

Beberapa petani diketahui masih menunda panen sambil menunggu cuaca lebih stabil.

Kondisi tersebut berdampak pada ketersediaan pasokan cabai di pasar.


Pemprov NTB Siapkan Program Produksi Cabai

Sebagai langkah antisipasi, Pemerintah Provinsi NTB menyiapkan program penguatan produksi cabai.

Program ini melibatkan lebih dari 200 sekolah tingkat Sekolah Menengah Atas dan Sekolah Menengah Kejuruan di NTB.

Sekolah diharapkan menjadi pusat produksi sekaligus penggerak komoditas cabai di daerah.

Selain itu, pemerintah juga mendorong petani di setiap kabupaten dan kota meningkatkan produksi hortikultura.

Langkah ini dilakukan untuk menjaga ketersediaan pangan sekaligus menstabilkan harga di pasar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *