PelajarPendidikanTrending

Yayasan Lenterahati Raih Dua Penghargaan Bergengsi dari Balai Bahasa NTB di Bulan Bahasa dan Sastra 2025

612 kali dibaca

Mataram (31/10) – Yayasan Pondok Pesantren (Ponpes) Lenterahati kembali menorehkan prestasi gemilang dengan meraih dua penghargaan sekaligus dari Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dalam acara puncak Bulan Bahasa dan Sastra (BBS) 2025.

Penghargaan pertama diberikan kepada SD Lenterahati sebagai pegiat UKBI Adaptif Teraktif jenjang A, sedangkan penghargaan kedua berupa Plakat Trigarta diberikan langsung oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) kepada Yayasan Lenterahati atas komitmennya dalam pelestarian dan pengembangan bahasa Indonesia.

Deputi Bidang Pendidikan, Kepesantrenan, dan Humas Yayasan Lenterahati, Sukma Ali Usman, Lc., menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas apresiasi dari pemerintah tersebut.

“Kami sangat senang dan bangga menerima dua penghargaan ini. Ini menjadi bukti nyata bahwa Lenterahati berkomitmen mendukung program pemerintah dalam menjaga dan memajukan bahasa Indonesia,” ungkapnya, Jumat (31/10/2025).

Ali menegaskan, penghargaan ini akan menjadi motivasi baru bagi Lenterahati untuk terus memperkuat pembelajaran bahasa, baik bahasa Indonesia, daerah, maupun bahasa asing.

“Kami akan terus mengasah kemampuan siswa dalam berbahasa Indonesia dan bahasa daerah agar mereka tetap mencintai akar budaya daerahnya,” tambahnya.

Selain bahasa nasional dan daerah, pihaknya juga berkomitmen meningkatkan penguasaan bahasa asing, khususnya bahasa Arab dan Inggris. Menurutnya, kemampuan multibahasa akan membuka peluang lebih luas bagi para santri Lenterahati untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang internasional.

“Kami berharap lulusan Lenterahati nantinya bisa melanjutkan studi ke negara-negara Arab maupun Eropa seperti Amerika Serikat dan Australia,” ujarnya.

Di akhir pernyataannya, Sukma Ali Usman juga mengapresiasi peran Balai Bahasa NTB dalam menggelar kegiatan pembinaan bahasa dan berharap agar kegiatan serupa dapat diselenggarakan secara berkelanjutan.

“Kami berharap kegiatan seperti ini terus rutin dilaksanakan untuk memperluas wawasan siswa terkait pentingnya bahasa,” tutupnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *