Pendidikan

Prof. Kurniawan Resmi Mendaftar Bakal Rektor Universitas Mataram (UNRAM) Periode 2026–2030, Usung Semangat Kolaborasi 9 Fakultas

401 kali dibaca

Mataram,9 November 2025 – Jumat (7/11/2025) sekitar pukul 14.00 WITA, Prof. Dr. Kurniawan, S.H., M.Hum. resmi datang ke sekretariat panitia pemilihan rektor UNRAM untuk mendaftar sebagai bakal calon rektor periode 2026–2030. Kehadirannya didampingi perwakilan dari sembilan fakultas, menegaskan komitmen kolaboratif dan lintas disiplin untuk memajukan kampus.


📌 Rekam Jejak Akademik & Kepemimpinan

Prof. Kurniawan lahir di Ranggagata, Lombok Tengah, 3 Maret 1977. Ia merupakan Guru Besar Hukum Bisnis di UNRAM dengan spesialisasi meliputi hukum perlindungan konsumen, persaingan usaha, hak kekayaan intelektual, dan hukum perusahaan.
Dalam kariernya ia pernah menjabat Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan Fakultas Hukum (2013-2021) dan Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan UNRAM (2018-2022).
Di luar kampus, ia juga aktif sebagai Wakil Ketua Tanfidziyah PWNU NTB (2025-2030) dan Ketua Harian APHKI Indonesia (2023-2026).


🤝 Semangat Kolaborasi Lintas Fakultas

Keunikan pendaftaran Prof. Kurniawan terletak pada dukungan yang melibatkan sembilan fakultas UNRAM secara simultan — sebuah simbol kolaborasi fakultas yang jarang tampak dalam proses pemilihan rektor,
Salah satu anggota senat menyatakan:

“Kami hadir sebagai representasi dukungan lintas fakultas, lintas generasi, dan lintas bidang ilmu demi UNRAM yang bersatu dan maju.”


🎯 Visi Untuk UNRAM: Kampus Unggul, Relevan, dan Dunia

Dalam pernyataannya, Prof. Kurniawan mengusung visi menjadikan UNRAM sebagai kampus yang unggul secara akademik, relevan dengan kebutuhan masyarakat, dan mampu merespon tantangan global.
Ia menekankan bahwa kampus tidak hanya menjadi “menara gading,” melainkan center of action yang menghubungkan ilmu pengetahuan dengan kehidupan masyarakat.
“Pendidikan harus adaptif, riset harus solutif, dan inovasi harus berpijak pada nilai kemanusiaan serta kearifan lokal,” ujarnya.


✅ Mengapa Ini Layak Diikuti?

  • Kandidat dengan rekam jejak kepemimpinan dan akademik yang kuat.
  • Pendekatan yang menyatukan lintas fakultas sebagai kekuatan bersama, bukan persaingan.
  • Visi pengembangan kampus yang mengedepankan relevansi sosial, inovasi, dan kearifan lokal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *