PendidikanTech

Inovasi Siswa SMAIT Anak Sholeh Mataram untuk Memajukan Pertanian di NTB: Tembus OPSI Nasional dengan Riset Berbasis AI dan IoT

375 kali dibaca

MATARAM – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh siswa SMA Islam Terpadu (IT) Anak Sholeh Mataram. Dua siswa kelas XI, Khairi Nur Ahyan dan Faiz Akmal Adila, berhasil lolos dalam seleksi proposal Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) 2025, sebuah ajang kompetisi riset bergengsi tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Balai Pengembangan Talenta Indonesia (BPTI) Kemendikbudristek RI.

Keduanya didampingi oleh pembimbing mereka, Ikmal Maulana, S.Sos., yang juga merupakan wali kelas XI Putra. Dalam ajang ini, Khairi dan Faiz mengusung gagasan riset bertajuk:
“Ngaro Tech: Inovasi Pertanian Integratif untuk Petani Tradisional di Daerah 3T Berbasis AI dan IoT”.

Penelitian ini menyoroti realitas yang dihadapi oleh petani tradisional di kawasan Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T) di wilayah Nusa Tenggara Barat. Dengan pendekatan integratif, mereka mencoba menggabungkan kearifan lokal para petani dengan teknologi modern berbasis Artificial Intelligence (AI) dan Internet of Things (IoT) guna menciptakan sistem pertanian yang adaptif, efisien, dan berkelanjutan di tengah ancaman perubahan iklim.

Saat ini, mereka telah berhasil melewati tahapan seleksi proposal dan akan melanjutkan ke tahap pelaksanaan penelitian yang didampingi langsung oleh panitia nasional OPSI.

“Kami melihat bahwa petani tradisional di daerah 3T memiliki banyak pengetahuan lokal yang belum banyak dimaksimalkan. Lewat riset ini, kami ingin memadukan kearifan itu dengan teknologi agar pertanian mereka bisa lebih produktif dan adaptif terhadap tantangan zaman,” ujar Khairi Nur Ahyan, salah satu peserta OPSI.

Bagi Faiz Akmal Adila, mengikuti ajang OPSI bukan hanya soal kompetisi, tetapi juga tentang kontribusi nyata kepada masyarakat. “Kami ingin menghadirkan inovasi yang tepat guna, bukan sekadar teknologi tinggi yang sulit dijangkau. Harapannya, petani bisa lebih mandiri dan sejahtera,” ungkapnya.

Prestasi ini menjadi bukti bahwa semangat inovasi dan jiwa kepedulian sosial telah tumbuh kuat di lingkungan SMAIT Anak Sholeh Mataram. Kepala Sekolah, Yuvita Nurma Yuliana, mengungkapkan rasa bangganya atas capaian tersebut.

“Ini merupakan buah dari kolaborasi antara semangat siswa yang tinggi, bimbingan guru, dan kultur sekolah yang mendukung eksplorasi potensi. Kami selalu menekankan pentingnya keseimbangan antara nilai, ilmu, dan aksi nyata di tengah masyarakat,” ujarnya.

Sekolah juga menyediakan berbagai fasilitas penunjang kegiatan riset dan pembinaan prestasi akademik untuk mendorong siswa agar terus berkembang dan berani bersaing di level yang lebih tinggi. Dukungan tersebut menjadi pondasi penting bagi siswa-siswi SMAIT Anak Sholeh Mataram dalam mengasah keterampilan abad ke-21, seperti berpikir kritis, berinovasi, dan berkolaborasi secara global.

Dengan semangat tersebut, SMAIT Anak Sholeh Mataram tak hanya mencetak siswa berprestasi, tapi juga melahirkan generasi yang siap menjadi solusi bagi tantangan daerah dan bangsa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *