Penuhi Aspirasi Warga, H. Abdul Hadi Serah Terimakan Program PAMSIMAS di Tiga Desa Lombok Barat
LOMBOK BARAT (23/1/2026) – Anggota DPR RI Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dari Daerah Pemilihan NTB II (Pulau Lombok), H. Abdul Hadi, secara resmi melakukan serah terima kegiatan Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) Tahun Anggaran 2025. Acara serah terima yang berlangsung khidmat ini digelar pada hari Jum’at, 23 Januari 2026, dan dihadiri oleh tokoh masyarakat, perangkat desa, serta perwakilan warga penerima manfaat. Program PAMSIMAS yang diserahterimakan kali ini menyasar tiga desa strategis di Kabupaten Lombok Barat, yakni Desa Banyu Urip (Kecamatan Gerung), Desa Kuripan Timur (Kecamatan Kuripan), dan Desa Dasan Geria (Kecamatan Lingsar).
Dalam sambutannya, H. Abdul Hadi menegaskan bahwa penyediaan air bersih merupakan salah satu prioritas utama yang ia perjuangkan di Senayan. Menurutnya, akses terhadap air bersih bukan sekadar kebutuhan fisik, melainkan fondasi utama bagi kesehatan dan kesejahteraan masyarakat Lombok.
“Alhamdulillah, hari ini kita bisa menyaksikan langsung hasil dari Program PAMSIMAS Tahun Anggaran 2025 yang telah rampung. Ini adalah wujud nyata dari aspirasi masyarakat yang kami perjuangkan bersama mitra kerja kami, Kementerian Pekerjaan Umum (KemenPU),” ujar Abdul Hadi di hadapan para hadirin.

Legislator senior PKS ini juga menekankan pentingnya peran serta masyarakat pasca-serah terima. Ia mengajak seluruh warga di Desa Banyu Urip, Kuripan Timur, dan Dasan Geria untuk memiliki rasa kepemilikan (sense of belonging) yang tinggi terhadap fasilitas yang telah dibangun.
“Tugas membangun sudah selesai, sekarang tugas yang tidak kalah beratnya adalah merawat. Saya titip fasilitas ini kepada Bapak/Ibu sekalian. Tolong dijaga dan dikelola dengan baik agar manfaat air bersih ini bisa dirasakan dalam jangka panjang, bahkan hingga anak cucu kita nanti,” pesannya.
Program PAMSIMAS di ketiga desa ini diharapkan dapat menuntaskan persoalan kesulitan air bersih yang kerap terjadi, terutama saat musim kemarau. Dengan adanya infrastruktur air yang memadai, diharapkan kualitas hidup dan kesehatan masyarakat di Kecamatan Gerung, Kuripan, dan Lingsar akan semakin meningkat. Acara ditutup dengan prosesi simbolis serah terima dan doa bersama, menandai resminya pengelolaan fasilitas air bersih tersebut oleh kelompok pengelola di masing-masing desa.
