Sosial

HUT Tagana ke-22 di NTB, Gubernur Miq Iqbal Apresiasi Dedikasi Relawan Kemanusiaan Saat Bencana

73 kali dibaca

MATARAM (12/5) – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat memberikan apresiasi tinggi kepada Taruna Siaga Bencana (Tagana) atas dedikasi dan kontribusinya dalam penanganan bencana di berbagai wilayah. Apresiasi tersebut disampaikan langsung Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, saat memberikan pembekalan pada rangkaian peringatan HUT Tagana ke-22 di RTH Pagutan, Kota Mataram, Selasa (12/5/2026).

Dalam sambutannya, Gubernur Miq Iqbal menegaskan bahwa kehadiran negara di tengah masyarakat yang mengalami musibah salah satunya diwujudkan melalui kiprah para relawan Tagana yang selalu berada di garis depan saat bencana terjadi.

“Negara benar-benar hadir ketika masyarakat dalam kesusahan, dan salah satu wujud nyatanya adalah Tagana yang terus bergerak membantu masyarakat saat terjadi bencana,” ujar Miq Iqbal.

Gubernur NTB Bagikan Pengalaman Misi Kemanusiaan Internasional

Sebagai mantan diplomat yang pernah terlibat dalam berbagai misi kemanusiaan internasional, Gubernur NTB mengaku sangat memahami tantangan yang dihadapi para relawan kemanusiaan di lapangan.

Dalam kesempatan itu, Miq Iqbal membagikan pengalaman saat bertugas di sejumlah wilayah konflik dan bencana dunia seperti Somalia, Suriah, Gabon, Filipina Selatan, Yaman, Nepal, hingga Turki.

Menurutnya, tugas kemanusiaan merupakan panggilan hati yang lahir dari empati mendalam terhadap sesama manusia, bukan semata-mata karena kewajiban organisasi ataupun mengharapkan imbalan tertentu.

“Tugas kemanusiaan itu sesuatu yang luar biasa. Ada dorongan empati yang sangat dalam dari hati manusia untuk membantu sesama,” ungkapnya.

Selain itu, Gubernur juga menilai kontribusi Tagana menjadi salah satu faktor penting yang membuat daerah tetap mampu bertahan dan pulih saat menghadapi berbagai bencana alam maupun sosial.

“Salah satu yang membuat daerah kita bertahan saat bencana juga karena kontribusi para Tagana,” tegasnya.

500 Personel Tagana NTB Hadiri HUT Tagana Indonesia ke-22

Peringatan HUT Tagana ke-22 di NTB dihadiri sekitar 500 personel Tagana dari seluruh kabupaten/kota di Nusa Tenggara Barat. Momentum tersebut sekaligus menjadi ajang memperkuat kesiapsiagaan dan solidaritas relawan kebencanaan di daerah.

Gubernur berharap keberadaan Tagana mampu semakin memperkuat sistem mitigasi dan respons cepat bencana di NTB yang dikenal sebagai wilayah rawan gempa, banjir, longsor, dan bencana hidrometeorologi lainnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial NTB, Masyhuri, menjelaskan bahwa rangkaian HUT Tagana tahun ini juga diisi dengan perekrutan Tagana Muda untuk mendukung program Kampung Siaga Bencana di wilayah Ampenan Selatan.

“500 personel ini merupakan anggota Tagana yang terdata dan mendapatkan insentif dari Kementerian Sosial. Namun sebenarnya anggota Tagana kita hampir tersebar di setiap Desa Tangguh Bencana,” jelasnya.

HUT Tagana NTB Diisi Apel Siaga, Bakti Sosial dan Penghargaan Relawan Berprestasi

Selama tiga hari pelaksanaan kegiatan, para relawan mengikuti berbagai agenda sosial dan kemanusiaan yang menjadi bagian dari peringatan HUT Tagana Indonesia ke-22.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan Apel Siaga atau Santiaji yang ditandai dengan penyerahan pataka, kemudian dilanjutkan dengan silaturahmi akbar keluarga besar Tagana bersama Kementerian Sosial Republik Indonesia untuk memperkuat solidaritas antarrelawan.

Selain itu, kegiatan juga diisi dengan bakti sosial, aksi kemanusiaan, serta pemberian penghargaan kepada anggota Tagana berprestasi yang dinilai memiliki dedikasi tinggi sebagai relawan yang siaga, cepat, dan setia mendampingi korban bencana.

Momentum HUT Tagana ke-22 ini sekaligus menjadi penguatan komitmen Pemerintah Provinsi NTB bersama seluruh relawan kebencanaan dalam membangun kesiapsiagaan masyarakat menghadapi potensi bencana di masa mendatang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *